(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

Bank Mandiri Siapkan Buyback Saham Rp1,7 Triliun, Masih Tunggu Momentum Pasar

TERASKITA.WEB.ID – JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI menyiapkan aksi pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal mencapai Rp1,17 triliun atau setara 10 persen dari total modal disetor. Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menjelaskan bahwa program buyback tersebut akan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan sejak diperolehnya persetujuan RUPST, atau hingga 25 Maret 2026.

Ia menegaskan, pelaksanaan buyback akan mempertimbangkan kondisi makroekonomi dan dinamika pasar untuk menentukan waktu serta mekanisme yang paling optimal. “Seluruh proses akan dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.

Baca Juga  Dirut RSUD Jatisari Karawang Fokus Benahi Layanan IGD

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai bagi pemegang saham serta mempertegas keyakinan terhadap prospek jangka panjang Bank Mandiri,” jelasnya dalam Paparan Kinerja Kuartal III 2025 di Jakarta pada Senin (27/10/2025).

Rencana ini telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Maret 2025.

Ari menambahkan, saham hasil buyback nantinya juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program kepemilikan saham bagi pegawai (Employee Stock Ownership Program/ESOP) sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi keterlibatan dan komitmen jangka panjang karyawan terhadap kinerja perusahaan. Lebih lanjut, Bank Mandiri menegaskan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan mengubah kebijakan pembagian dividen.

Baca Juga  Halal Bihalal PT Persada Garda Nusa, Satpam dan Staf Didorong Tingkatkan Kinerja

Menurut Ari, pembagian dividen tetap akan disesuaikan dengan strategi keuangan perseroan dan mempertimbangkan sejumlah indikator utama seperti kecukupan modal, kondisi likuiditas, rencana pertumbuhan bisnis, serta aspirasi dari para pemegang saham.

Meski belum direalisasikan hingga akhir kuartal III-2025, Bank Mandiri memastikan bahwa aksi buyback akan dilakukan secara hati-hati, terukur, dan selaras dengan strategi jangka panjang perseroan untuk menjaga kepercayaan pasar serta nilai bagi pemegang saham. “Buyback ini kami pandang sebagai langkah strategis menjaga konsistensi kebijakan dividen sekaligus memperkuat nilai pemegang saham dalam jangka panjang,” pungkasnya.(Red)

Baca Juga  Tridjaya Elektronik Cikampek resmi menjadi sponsor pendamping GOKAR

TRENDING

RSUD Jatisari Karawang Buka Lowongan Tenaga Kesehatan, Pendaftaran Online Dibuka

Karawang | Teraskita.web.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)...

RSUD Jatisari Open Rekruitmen

Karawang | Teraskita.web.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)...

Ketua IWO Karawang Ajak Wartawan Perkuat Integritas dan Profesionalisme

KARAWANG, TerasKita.click – Menjadi seorang jurnalis bukan sekadar profesi...

Lapas Karawang Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Pungli

Karawang, Teraskita.web.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karawang menggelar Apel...

Pegawai Lapas Karawang Ikrar Bebas Narkoba, Pungli, dan Handphone

Karawang, Teraskita.web.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karawang menggelar Apel...

Hari Kartini di Karawang, Bupati Aep: Perempuan Maju Bangsa Akan Kuat

KARAWANG | Teraskita | Peringatan Hari Kartini 21 April...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM