(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

Cuma Rp15 Ribu! Lontong Kikil Tanpa Tulang di Mataram Diserbu Warga

MATARAM – TERASKITA.WEB.ID – Kuliner lontong kikil tanpa tulang tengah viral di kalangan warga Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), sejak beberapa pekan terakhir. Warga Mataram hanya perlu merogoh kocek Rp 15 ribu untuk bisa mencicipi lontong kikil tanpa tulang semangkuk penuh.
Lapak kuliner ini berada di Jalan Pejanggik, Mataram, tepatnya di samping kantor lama Bank NTB. Pantauan detikBali pada Minggu (26/10/2025), puluhan warga tampak mengantre untuk mendapatkan lontong kikil tanpa tulang dengan porsi jumbo.

“Seporsinya Rp 15 ribu saja. Ini lontong kikil khas Lombok, kami ingin mengubah image (makanan enak nggak harus mahal),” kata Hendra Wijaya, pemilik usaha, saat diwawancarai detikBali di lokasi.

Usaha kuliner lontong kikil tanpa tulang ini terbilang baru. Sebab, Hendra baru membuka bisnisnya di Jalan Pejanggik, Mataram, sekitar 1,5 bulan lalu. Meski baru, kuliner khas Sasak buatannya menjadi primadona di kalangan warga Mataram dan sekitarnya. Kurang lebih ada 100 orang yang datang membeli dalam sehari.


“Kami buka dari jam 7 pagi sampai sore, tetapi sebelum jam 1 siang biasanya sudah habis dibeli,” ujar Hendra.

“Dalam sehari, saya biasa masak 8-10 kilogram kikil tanpa tulang. Itu untuk sesi pertama saja. Dalam sehari, saya masak sampai tiga sesi,” sambung Hendra.

Pembeli kuliner lontong kikil tanpa tulang milik Hendra berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah, pegawai kantoran hingga warga Mataram dan sekitarnya.

Wahida, salah satu warga, mengaku sudah berulang kali mencicipi lontong kikil tanpa tulang milik Hendra.

“Enak loh, bukan kikil alot, empuk banget. Kuahnya kaldu banget, apalagi kalau dimakan sama sambalnya, nendang banget. Selain enak, harganya nggak kaleng-kaleng sih, murah banget, cuma Rp 15 ribu loh, porsinya sudah kayak kuli,” kata Wahida.

Lastri, warga lain, rela menunggu antrean untuk membeli seporsi lontong kikil tanpa tulang.

“Saya biasanya makan satu porsi di sini bareng teman-teman saya. Nanti kalau mau pulang, saya pesan dua porsi untuk dibawa pulang,” ujar Lastri.

Lastri tak heran jika antrean untuk mendapatkan lontong kikil tanpa tulang ini panjang. Sebab, bagi dia, rasanya sangat enak, harganya terjangkau, dan mengenyangkan.

“Biar dapat lontong kikil ini, harus datang agak pagian, soalnya suka ludes dibeli,” terang Lastri.

(Red)

Baca Juga  Jalan Berlubang di Pantura Klari–Jatisari: Ancaman Nyata di Tengah Janji Perbaikan

TRENDING

Dari Klarifikasi ke Konfrontasi: Polemik Jurnalis vs Unsika Memanas

Karawang | Teraskita.web.id — Halaman Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika)...

Jalan Berlubang di Pantura Klari–Jatisari: Ancaman Nyata di Tengah Janji Perbaikan

Karawang | Teraskita.web.id — Sejak Jumat, 20 Februari 2026,...

Lapas Kelas IIA Karawang Siapkan Petugas Jaga Stabilitas Selama Ramadhan

Karawang | Teraskita.web.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447...

Icang Rahardian Instruksikan Kepung Unsika Jika Tak Ada Permintaan Maaf

Jakarta | Teraskita.web.id — Ketua Umum Ikatan Wartawan Online...

Angkatan ke-30 SMAN 1 Telukjambe Siap Songsong Era Baru Lewat “Altiera”

Karawang | Teraskita.web.id – SMAN 1 Telukjambe Timur yang...

Penghentian Sementara Distribusi Air IPA Tirtajaya Disetop Sementara

Karawang | Teraskita.web.id– Perumdam Tirta Tarum mengumumkan penghentian sementara...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM