KARAWANG | TERASKITA.WEB.ID – Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, menjadi salah satu desa terbaik di Jawa Barat yang akan menerima Anugerah Gapura Sri Baduga Desa Tahun 2025 dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat.
Penghargaan tersebut dijadwalkan akan diserahkan pada Selasa, 30 Desember 2025, bertempat di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, pada pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Hal ini tertuang dalam surat undangan resmi bernomor 5186/PMD.01.02/BINDES tertanggal 24 Desember 2025 yang ditujukan kepada para bupati se-Jawa Barat, termasuk Pemerintah Kabupaten Karawang, dengan daftar desa penerima penghargaan terlampir.
Anugerah Gapura Sri Baduga Desa merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada desa-desa terbaik berdasarkan hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pemberdayaan dan kemasyarakatan. Penilaian dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi.
Kepala Desa Mulyasari, H. Margono, dijadwalkan hadir langsung bersama unsur pemerintah desa lainnya untuk menerima penghargaan tersebut. Desa Mulyasari dinilai berhasil menunjukkan kinerja pemerintahan desa yang akuntabel, inovatif, dan partisipatif, khususnya dalam melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.
Acara penganugerahan ini turut mengundang kepala desa, Ketua BPD, Ketua TP-PKK, Ketua LKD, Direktur BUMDes, serta Ketua Karang Taruna dari desa-desa penerima penghargaan.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Desa Mulyasari dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik (good governance) serta pembangunan desa yang berkelanjutan.
Komentar Kepala Desa Mulyasari
Kepala Desa Mulyasari, H. Margono, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa ini kami terima dengan penuh rasa syukur. Ini bukan semata-mata keberhasilan kepala desa, tetapi hasil kerja bersama seluruh perangkat desa, lembaga desa, dan masyarakat Mulyasari yang terus berkomitmen membangun desa secara transparan dan partisipatif,” ujar H. Margono.
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini akan dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan desa.
“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk tidak cepat berpuas diri. Ke depan, kami akan terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta sinergi dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan warga,” tambahnya.
H. Margono juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Kabupaten Karawang atas pembinaan dan pendampingan yang selama ini diberikan kepada desa-desa.








