(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

Bank Indonesia Pangkas SRBI, Namun Tetap Lanjutkan Penerbitan — Ini Penjelasannya

TERASKITA.WEB.ID – JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) mengurangi penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk ekspansi likuiditas rupiah. Lantas, apakah itu artinya SRBI tak lagi diterbitkan BI? Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juli Budi Winantya memastikan, SRBI akan tetap diterbitkan ke depannya meski jumlahnya berkurang.

“Jadi SRBI sebagai instrumen moneter akan tetap ada,” ujarnya saat pelatihan wartawan di Padang, Sumatera Barat, dikutip Minggu (26/10/2025). Dia menjelaskan, keberadaan SRBI tetap penting sebagai instrumen moneter untuk stabilisasi dan pendalaman pasar uang.

Baca Juga  Pasca Insiden Karyawan Melahirkan, Manajemen TKG Taekwang Sampaikan Belasungkawa ke Keluarga

“Instrumen moneter ini juga dimaksudkan untuk mentransmisikan kebijakan dari BI Rate ke suku bunga pasar uang, suku bunga perbankan, dan akhirnya ke sektor riil,” jelasnya. Juli juga menekankan, SRBI tetap akan diterbitkan meski bank sentral akan menerbitkan instrumen surat berharga baru BI-FRN (Floating Rate Note). Instrumen ini akan menjadi underlying asset atau aset dasar penerbitan suatu instrumen keuangan turunan atau derivatif.

Penambahan instrumen surat utang ini untuk memperkuat bauran kebijakan dan strategi operasi moneter agar lebih pro-pasar. “Instrumen ini akan ditambah dengan BI-FRN untuk memperkaya instrumen sekaligus memperdalam pasar keuangan,” ucapnya. Untuk diketahui, per 21 Oktober 2025, nilai SRBI tercatat turun dari Rp 916,97 triliun pada awal 2025 menjadi Rp 707,05 triliun.

Baca Juga  Dari Masjid Nurul Iman, Lapas Karawang Gaungkan Semangat Taubat dan Perbaikan Diri

Penurunan itu seiring dengan penurunan suku bunga SRBI tenor 6, 9, dan 12 bulan yang masing-masing turun sekitar 250 basis poin dibanding posisi awal tahun. Kini posisi suku bunga SRBI pada 17 Oktober 2025 tercatat di 4,65 persen untuk tenor 6 bulan, 4,67 persen untuk 9 bulan, dan 4,7 persen untuk tenor 12 bulan.(Red)

TRENDING

Dari Klarifikasi ke Konfrontasi: Polemik Jurnalis vs Unsika Memanas

Karawang | Teraskita.web.id — Halaman Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika)...

Jalan Berlubang di Pantura Klari–Jatisari: Ancaman Nyata di Tengah Janji Perbaikan

Karawang | Teraskita.web.id — Sejak Jumat, 20 Februari 2026,...

Lapas Kelas IIA Karawang Siapkan Petugas Jaga Stabilitas Selama Ramadhan

Karawang | Teraskita.web.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447...

Icang Rahardian Instruksikan Kepung Unsika Jika Tak Ada Permintaan Maaf

Jakarta | Teraskita.web.id — Ketua Umum Ikatan Wartawan Online...

Angkatan ke-30 SMAN 1 Telukjambe Siap Songsong Era Baru Lewat “Altiera”

Karawang | Teraskita.web.id – SMAN 1 Telukjambe Timur yang...

Penghentian Sementara Distribusi Air IPA Tirtajaya Disetop Sementara

Karawang | Teraskita.web.id– Perumdam Tirta Tarum mengumumkan penghentian sementara...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM