(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

Pemprov Jabar Evaluasi Program Stunting, Sanitasi dan Gizi Jadi Sorotan

BANDUNG — Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Aula Repeh Rapih, Gedung Sate, Bandung, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam mendukung target penurunan stunting, baik di tingkat nasional maupun regional.
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat memaparkan kondisi terkini permasalahan gizi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Berdasarkan capaian tahun 2024, Jawa Barat mencatat penurunan angka stunting dari 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024. Capaian ini menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi dengan kinerja penanganan stunting terbaik secara nasional.
“Kita harus menyamakan visi dan misi untuk mendukung program Pemerintah Pusat menuju Indonesia Maju. Arahan Bapak Gubernur sangat jelas, target stunting harus berada di bawah 5 persen,” ujar Kepala Dinas Jawa Barat.
Ia juga menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini. Selain itu, pemerintah telah menyiapkan dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) pada 2026 yang difokuskan untuk mendukung kesehatan ibu hamil.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Jawa Barat mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar tidak terlena dengan capaian yang telah diraih.
Menurutnya, evaluasi menyeluruh tetap diperlukan, terutama pada indikator yang belum mencapai target maksimal.
“Keberhasilan tahun lalu harus terus ditingkatkan. Kami mendorong pemberian asupan protein seperti telur dan susu kepada ibu berisiko stunting setiap bulan. Namun, perhatian juga harus diberikan pada faktor lingkungan. Air minum dan sanitasi yang buruk menjadi salah satu pemicu utama stunting yang sering terabaikan,” ujarnya.

Baca Juga  SSB Bintang Muda Karawang Buka Pendaftaran Siswa Baru, Biaya Hanya Rp100 Ribu dan Tersedia Beasiswa ‎

#Dilangsir dari prokompimkabkarawang

Red

TRENDING

‎QNF Chapter 5 Hadir Lebih Spektakuler, Gabungkan Musisi Pop, Rock, Folk dan Indie

QNF CHAPTER 5 HADIR LEBIH BESAR, HADIRKAN 10 LINE...

Anggota DPRD Karawang H. Erick Heryawan: Saatnya Pemerintah dan Masyarakat Besarkan GOKAR

Karya Anak Daerah Harus Didukung, H. Erick: GOKAR Bisa...

Tidak Menolak Hadiah Konsumen, Indomaret Karawang Jelaskan Mekanisme Program Teh Pucuk Harum

KARAWANG | teraskita.web.id | Menanggapi pemberitaan yang telah dipublikasikan...

Hadiah Promosi Teh Pucuk Harum Tak Bisa Diklaim di Indomaret, Ini Pengakuan Pelanggan

Pelanggan Kecewa Hadiah Teh Pucuk Harum Ditolak Indomaret Green...

‎PT. Saiko Mezasu Sejahtera: Generasi Muda Harus Kompeten, Berkarakter, dan Menguasai Bahasa Asing

KARAWANG | teraskita.web.id |  Pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS)...

‎Syuhada Wisastra GOKAR Hadir Mendukung Pendidikan Vokasi dan Pengembangan Talenta Digital Karawang ‎

KARAWANG | teraskita.web.id | Dukungan terhadap penyelenggaraan Lomba Kompetensi...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM