(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

20 Sekolah Bekasi Ikuti Penilaian Calon Sekolah Adiwiyata 2026

CIBARUSAH | teraskita.web.id | Sebanyak 20 sekolah di Kabupaten Bekasi telah menjalani seluruh tahapan penilaian dan verifikasi lapangan sebagai Calon Sekolah Adiwiyata Tahun 2026. Rangkaian proses tersebut berlangsung lebih dari satu bulan, terhitung sejak 1 Agustus hingga 2 September 2026, sebelum hasil akhir penilaian ditetapkan.

Ketua Tim Penilai Adiwiyata Kabupaten Bekasi, Wowo Fadillah, mengatakan program Adiwiyata tahun ini menjadi bagian dari perubahan pola pendekatan yang mulai diterapkan di Kabupaten Bekasi sejak 2025. Perubahan tersebut dilakukan seiring diterbitkannya Permen Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata.

“Titik baliknya memang di 2025, ketika kita mulai menyamakan persepsi bahwa Adiwiyata bukan hanya lomba, tetapi bagaimana membangun pembiasaan di sekolah,” ungkapnya, Kamis (03/08/2026).

Dalam menerapkan pendekatan tersebut, pembinaan Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Bekasi melibatkan lima unsur, yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Bappeda Kabupaten Bekasi, serta Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia Kabupaten Bekasi. Kelima unsur tersebut tergabung dalam tim pembina dan tim penilai yang dibentuk berdasarkan SK Bupati Bekasi.

Wowo menjelaskan, pembinaan yang dilakukan tidak sebatas mengarahkan aktivitas para siswa. Lebih dari itu, program tersebut bertujuan membangun keterlibatan seluruh warga sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kepala sekolah, guru, siswa, komite sekolah hingga kader Adiwiyata turut menjadi bagian dari proses tersebut.

“Yang kita ubah itu ada dua, pertama perubahan karakter atau perilaku dan yang kedua perubahan fisik atau lingkungan sekolah,” terang Wowo.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut dalam aktivitas sekolah, Program Adiwiyata mencakup lima aspek lingkungan hidup. Aspek tersebut terdiri dari kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, keanekaragaman hayati, penghematan dan konservasi energi, serta penghematan dan konservasi air.

Kelima aspek lingkungan tersebut kemudian diintegrasikan dengan proses pembelajaran. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh siswa tidak hanya sebatas teori di dalam kelas, tetapi dapat diterapkan melalui kegiatan nyata di lingkungan sekolah. Salah satu contohnya adalah pengelolaan sampah yang dapat dikaitkan dengan pelajaran matematika melalui kegiatan mengidentifikasi, menimbang, hingga menghitung komposisi sampah yang dihasilkan sekolah.

“Jadi anak-anak tidak hanya mendapatkan teori, tetapi teori itu langsung dipraktikkan dengan memanfaatkan sarana yang ada di sekolah,” jelasnya.

Penerapan program di lingkungan sekolah juga meliputi kegiatan menjaga kebersihan dan sanitasi, merawat serta menanam pohon, melakukan penghematan penggunaan listrik, hingga memanfaatkan air bekas wudu untuk menyiram tanaman. Selain itu, sekolah dapat memperkenalkan biopori sebagai salah satu upaya konservasi air sekaligus mengaitkannya dengan materi pembelajaran mengenai siklus hidrologi.

Sebanyak 20 sekolah yang mengikuti penilaian Calon Sekolah Adiwiyata 2026 tersebut berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan Permen Nomor 5 Tahun 2025, jenjang pendidikan yang menjadi kewenangan kabupaten dalam program tersebut adalah SD dan SMP atau sederajat, termasuk MI dan MTs.

“Dari 20 sekolah itu memang sekolah-sekolah yang dengan kesadaran sendiri mengikuti untuk menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten tahun 2026,” katanya.

Sebelum memasuki tahap penilaian lapangan, seluruh sekolah peserta telah memperoleh pembinaan dan pendampingan dari Tim Pembina Adiwiyata Kabupaten Bekasi. Pendampingan tersebut berlangsung sejak April hingga Juli 2026. Selanjutnya, sekolah menjalani penilaian administratif dan pemenuhan 24 kriteria melalui SIDIA atau Sistem Informasi Adiwiyata yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup.

Tahapan verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan secara langsung bagaimana program Adiwiyata diterapkan di setiap sekolah peserta. Tim Penilai Adiwiyata Kabupaten Bekasi mendatangi sekolah-sekolah tersebut dengan pola satu sekolah setiap hari hingga seluruh rangkaian penilaian selesai pada 2 September 2026.

“Penilaian lapangan kita mulai tanggal 1 Agustus dan berakhir tanggal 2 September karena satu sekolah satu hari,” jelasnya.

Setelah seluruh tahapan penilaian rampung, tim akan mengolah hasil penilaian untuk menentukan sekolah yang memenuhi kriteria sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten Bekasi. Hasil penilaian tersebut direncanakan diumumkan pada Oktober 2026. Penetapan sekolah yang memenuhi kriteria akan mengacu pada hasil penilaian serta ketentuan yang berlaku.

“Ketika sekolah-sekolah telah memenuhi kriteria dan telah memperoleh poin kurang lebih 70, minimal 70,” tegasnya.

Wowo menilai rangkaian proses tersebut tidak semata-mata bertujuan menentukan sekolah yang mendapatkan predikat Adiwiyata. Lebih jauh, program tersebut diarahkan untuk membentuk kebiasaan dan budaya peduli lingkungan yang dapat terus diterapkan meskipun proses penilaian telah selesai.

“Kita memandang sekolah itu sekarang bukan sebagai objek, tetapi sebagai aset Kabupaten Bekasi,” tutup Wowo.

TRENDING

Pengawalan IWO Indonesia, Penyelidikan Dugaan Penipuan di Karawang Berlanjut

KARAWANG | teraskita.web.id | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta...

Karawang Raih Penghargaan Sangat Baik, Investasi Tembus Rp20,43 Triliun

KARAWANG | teraskita.web.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali...

Tridjaya Tani Bangun Kemitraan dengan Petani untuk Mendorong Pertanian Berkelanjutan

SUBANG | teraskita.web.id | Tridjaya Tani mendorong penguatan sinergi...

Kejari Karawang Sita Aset Kasus Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara, Ini Rincian Tanahnya

KARAWANG | teraskita.web.id | Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menyita...

Pemkab Karawang Salurkan 2.200 Alat Produksi untuk UMKM Naik Kelas

KARAWANG | teraskita.web.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui...

Kolaborasi GOKAR dan Tridjaya Elektronik Pawarengan, Belanja Elektronik Kini Makin Hemat

KARAWANG | teraskita.web.id | Kabar gembira bagi masyarakat Cikampek...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM