(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

Di Tengah Banjir, RSUD Karawang Bawa Layanan Kesehatan Hingga ke Kampung Warga

KARAWANG | TERASKITA.WEB.ID – RSUD Kabupaten Karawang menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan di sejumlah wilayah terdampak banjir di Kecamatan Karawang Barat pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Humas RSUD Kabupaten Karawang, Luthfi, menyampaikan bahwa bakti sosial tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, serta pemberian donasi makanan kepada warga setelah menjalani pemeriksaan medis.

“Kegiatan pertama dilaksanakan di Desa Telukmungkal, tepatnya di RT 04 RW 11, Karawang Barat. Ratusan warga terlihat antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh RSUD Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan serupa juga digelar di wilayah Banteng, RT 006 RW 008, Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat. Lokasi ini merupakan salah satu kawasan yang terdampak cukup parah akibat banjir.

Dalam kegiatan tersebut, RSUD Kabupaten Karawang mengerahkan tenaga kesehatan yang terdiri dari apoteker dan perawat. Tidak hanya itu, sejumlah dokter spesialis juga diterjunkan guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal.

Dokter spesialis yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial ini antara lain dokter spesialis anak, penyakit dalam, kebidanan, serta spesialis kulit dan kelamin. Kehadiran dokter spesialis ini bertujuan untuk menangani berbagai keluhan kesehatan yang dialami warga pascabanjir.

“Jumlah warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan di Kampung Telukmungkal mencapai 150 orang. Sebagian besar warga datang dengan keluhan kesehatan yang muncul akibat kondisi lingkungan pascabanjir,” jelas Luthfi.

Sementara itu, di Kampung Benteng tercatat sebanyak 171 orang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis dari tim medis RSUD Kabupaten Karawang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyakit yang paling banyak diderita warga adalah penyakit kulit dan gangguan pernapasan. Kondisi ini diduga dipicu oleh lingkungan yang lembap serta kurangnya akses terhadap air bersih selama banjir.

Selain pemeriksaan dan pengobatan, warga juga menerima bantuan berupa donasi makanan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih dalam masa pemulihan pascabanjir.(Aufa)

TRENDING

Dari Klarifikasi ke Konfrontasi: Polemik Jurnalis vs Unsika Memanas

Karawang | Teraskita.web.id — Halaman Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika)...

Jalan Berlubang di Pantura Klari–Jatisari: Ancaman Nyata di Tengah Janji Perbaikan

Karawang | Teraskita.web.id — Sejak Jumat, 20 Februari 2026,...

Lapas Kelas IIA Karawang Siapkan Petugas Jaga Stabilitas Selama Ramadhan

Karawang | Teraskita.web.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447...

Icang Rahardian Instruksikan Kepung Unsika Jika Tak Ada Permintaan Maaf

Jakarta | Teraskita.web.id — Ketua Umum Ikatan Wartawan Online...

Angkatan ke-30 SMAN 1 Telukjambe Siap Songsong Era Baru Lewat “Altiera”

Karawang | Teraskita.web.id – SMAN 1 Telukjambe Timur yang...

Penghentian Sementara Distribusi Air IPA Tirtajaya Disetop Sementara

Karawang | Teraskita.web.id– Perumdam Tirta Tarum mengumumkan penghentian sementara...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM