(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

Pasca Penertiban Bangli, DLH Siapkan Penghijauan SS Balong Tua Hitungan: Pasca(1) Penertiban(2) Bangli(3) DLH(4) Siapkan(5) Penghijauan(6) SS(7) Balong(8) Tua(9).

SUKATANI | teraskita.web.id | Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan langkah lanjutan untuk menata kawasan setelah penertiban bangunan liar (bangli) di sepanjang Saluran Sekunder (SS) Balong Tua, Kecamatan Sukatani.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah melakukan penghijauan dengan menanam pohon. Upaya tersebut ditujukan untuk mengembalikan fungsi kawasan sekaligus mencegah lahan yang telah ditertibkan kembali dimanfaatkan untuk bangunan liar.

Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, mengatakan pihaknya telah melakukan monitoring langsung di lapangan melalui Tim Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup.

“Hasil monitoring DLH, rencananya kawasan tersebut akan kembali dihijaukan melalui penanaman pohon sehingga dapat menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan skema CSR tanpa menggunakan APBD,” ujar Dedi pada Selasa, (08/09/2026).

Dedi menerangkan, kawasan SS Balong Tua melintasi tiga wilayah kecamatan, yakni Sukatani, Tambelang, dan Sukawangi. Berdasarkan hasil pemantauan, kawasan tersebut memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk dikembangkan menjadi area penghijauan.

Namun, menurutnya, penanaman pohon tidak dapat menjadi satu-satunya langkah. Setelah proses penanaman dilakukan, diperlukan perawatan dan pengawasan secara konsisten agar pohon yang ditanam dapat tumbuh serta kawasan tetap terjaga.

Selain mencegah agar lahan tidak kembali digunakan untuk bangli, penghijauan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan. Penataan tersebut sekaligus dapat memperkuat fungsi ruang terbuka hijau dan menjadikan kawasan di sekitar saluran lebih tertata serta terawat.

“Jadi, perawatan adalah kunci agar pohon tetap hidup. Dari tiga lokasi penanaman rehabilitasi lahan kritis, DLH mencoba melakukan perawatan dengan sumber daya yang ada, salah satunya dengan melibatkan UPTD Pengangkutan dan Pengelolaan Persampahan untuk membersihkan gulma serta melakukan penyiraman secara reguler,” katanya.

Untuk menjaga keberlanjutan program, DLH juga akan meningkatkan pengawasan sekaligus mengajak masyarakat di sekitar kawasan ikut menjaga pohon yang telah ditanam. Dengan keterlibatan tersebut, penghijauan diharapkan tidak berhenti hanya pada kegiatan penanaman, tetapi dapat terus dirawat dan memberikan manfaat lingkungan dalam jangka panjang.

“Selain itu, kami akan melibatkan warga sekitar, pihak sekolah, dan pemerintahan desa agar berkolaborasi menjaga dan merawat pohon agar tumbuh subur dalam jangka panjang,” ungkap Dedi.

Berdasarkan hasil monitoring lapangan DLH, terdapat lebih dari 10 kilometer lahan potensial yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka untuk kegiatan penghijauan. Dengan luasan tersebut, kebutuhan bibit pohon diperkirakan mencapai ribuan batang.

“Dari luasan lahan yg ada, kami estimasi butuh sekitar 2 hingga 3ribu batang pohon untuk menambah cakupan ruang terbuka hijau di wilayah utara tersebut,” jelasnya.

Karena itu, DLH Kabupaten Bekasi juga membuka peluang keterlibatan dunia usaha untuk mendukung program penghijauan melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami juga mengajak perusahaan lainnya bagi yang ingin ikut berkontribusi nyata dalam aksi penghijauan ini, baik melalui dukungan bibit maupun pemeliharaan tanaman, sehingga penataan kawasan dapat berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

TRENDING

Kompol H. Satori Raih Penghargaan atas Dedikasi dan Kontribusi untuk Ponpes Tangkub Jayul Alam

KARAWANG, | teraskita.web.id | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN)...

Pengawalan IWO Indonesia, Penyelidikan Dugaan Penipuan di Karawang Berlanjut

KARAWANG | teraskita.web.id | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta...

Karawang Raih Penghargaan Sangat Baik, Investasi Tembus Rp20,43 Triliun

KARAWANG | teraskita.web.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali...

Tridjaya Tani Bangun Kemitraan dengan Petani untuk Mendorong Pertanian Berkelanjutan

SUBANG | teraskita.web.id | Tridjaya Tani mendorong penguatan sinergi...

Kejari Karawang Sita Aset Kasus Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara, Ini Rincian Tanahnya

KARAWANG | teraskita.web.id | Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menyita...

Pemkab Karawang Salurkan 2.200 Alat Produksi untuk UMKM Naik Kelas

KARAWANG | teraskita.web.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM