KOTA SEMARANG | teraskita.web.id | Kabupaten Bekasi mengirimkan 14 peserta terbaik untuk bergabung memperkuat kafilah Jawa Barat pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 Tahun 2026. Ajang tersebut resmi dibuka di Lapangan Pancasila Simpang Lima
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bekasi, KH Enjuk Marjuki, mengatakan keikutsertaan 14 peserta tersebut menjadi bentuk kontribusi Kabupaten Bekasi dalam mendukung kafilah Jawa Barat meraih prestasi pada MTQ Nasional ke-31.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bekasi pada MTQ tingkat nasional ke-31 di Jawa Tengah berkontribusi dengan mengirimkan 14 peserta yang memperkuat kafilah Jawa Barat. Kami berharap Jawa Barat dapat meraih juara umum,” ujar KH Enjuk Marjuki.
Menurut Enjuk, para peserta yang dikirim ke ajang nasional tersebut sebelumnya telah mencatatkan prestasi pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2024. Dalam ajang tersebut, Kabupaten Bekasi berhasil meraih predikat juara umum.
“Pada tahun ini Kabupaten Bekasi mengirimkan duta untuk MTQ tingkat nasional di Semarang, Jawa Tengah, sebanyak 14 peserta dari berbagai cabang dan golongan,” katanya.
Sebanyak 14 peserta tersebut akan mengikuti sejumlah cabang dan golongan perlombaan. Di antaranya Qiroat Murotal Remaja Putra, Qiroat Murotal Dewasa Putri, Tahfidz 1 Juz Putra, Tahfidz 20 Juz Putra, Tahfidz 30 Juz Putri, Tafsir Bahasa Arab Putra, Tafsir Bahasa Indonesia Putra dan Putri, serta Syarhil Quran.
Selain cabang tersebut, peserta asal Kabupaten Bekasi juga tampil dalam cabang Kaligrafi Al-Qur’an Naskah Putri, Kaligrafi Al-Qur’an Mushaf Putra, serta Kaligrafi Al-Qur’an Digital Putra dan Putri.
Pemerintah Kabupaten Bekasi turut memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah membawa nama daerah dalam berbagai ajang, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, terutama peserta yang juara di tingkat provinsi. Untuk peserta yang juara di tingkat nasional, insya Allah ke depan akan diberikan apresiasi berupa insentif sebagai motivasi agar semakin semangat meraih prestasi terbaik,” jelasnya.
Enjuk menyebut pemberian apresiasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan motivasi sekaligus mendorong peserta agar terus meningkatkan prestasi dalam ajang MTQ Nasional.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi terus melakukan pembinaan kepada para peserta, baik yang akan bermusabaqah di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional,” tuturnya.
Ia menambahkan, pembinaan peserta dilakukan melalui strategi jangka panjang. Tahapan tersebut diawali dengan proses seleksi dan penjaringan peserta terbaik melalui MTQ tingkat Kabupaten Bekasi.
“Strategi pembinaan jangka panjang yang diterapkan LPTQ adalah melalui seleksi dan rekrutmen peserta-peserta terbaik melalui MTQ tingkat Kabupaten Bekasi, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan secara berkesinambungan,” ungkapnya.
Proses pembinaan selanjutnya dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan pembina dari tingkat Provinsi Jawa Barat hingga tingkat nasional. Pola tersebut diterapkan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus kualitas para peserta yang akan mengikuti kompetisi.
“Pembinaan dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan pembina-pembina tingkat Provinsi Jawa Barat dan tingkat nasional, dalam rangka meningkatkan kualitas para qori-qoriah, hafiz-hafizah, serta calon peserta MTQH, baik tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.








