(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

Kementerian Koperasi Gelar Magang Nasional Pengurus KDKMP Sektor Pertanian di Bandung

BANDUNG | teraskita.web.id | Kementerian Koperasi menggelar kegiatan Magang Nasional bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sektor pertanian di Kopontren Al-Ittifaq, Bandung, pada (23–30/8/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pengurus sekaligus memperkuat kapasitas usaha koperasi di sektor pertanian.

 

Sebanyak 36 pengurus KDKMP sektor pertanian dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti k kegiatan magang selama delapan hari. Mereka mendapat kesempatan mempelajari secara langsung praktik pengelolaan koperasi pertanian yang telah berkembang dengan mengintegrasikan kegiatan usaha dari hulu hingga hilir.

 

Kopontren Al-Ittifaq dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena dinilai memiliki pengalaman dalam mengembangkan koperasi berbasis pertanian dan mengintegrasikan proses produksi, pengelolaan hasil pertanian hingga pemasaran.

 

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, mengatakan pengalaman Al-Ittifaq dapat menjadi pembelajaran penting bagi para pengurus KDKMP, khususnya dalam membangun usaha pertanian yang berkelanjutan.

Baca Juga  Pemkab Karawang Salurkan 2.200 Alat Produksi untuk UMKM Naik Kelas

 

“Al-Ittifaq telah menunjukkan bagaimana koperasi pertanian dapat tumbuh dengan mengintegrasikan proses dari hulu hingga hilir,” ujar Yuke.

 

Ia berpesan agar peserta tidak sekadar melihat hasil yang telah dicapai Al-Ittifaq, tetapi memahami proses yang membuat ekosistem usaha tersebut dapat berjalan.

 

“Kepada seluruh peserta magang, kami berpesan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

 

Jangan hanya melihat apa yang sudah berhasil dibangun oleh Al-Ittifaq, tetapi pelajari bagaimana prosesnya, bagaimana membangun kepercayaan petani, bagaimana mengelola produksi dan pascapanen, bagaimana menjaga kesinambungan pasokan, serta bagaimana membangun hubungan dengan pasar,” katanya.

 

Menurut Yuke,

pemahaman terhadap proses tersebut penting agar pengurus KDKMP mampu mengembangkan model usaha yang sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.

 

Dengan demikian, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi di desa, tetapi mampu menjadi penghubung antara petani, proses produksi, distribusi, dan pasar.

Baca Juga  Plt Bupati Bekasi Dorong Sinergi FORKOM HRD BEKAPURS untuk Kemajuan Industri Jawa Barat

Kegiatan magang tersebut dibuka oleh Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destry Anna Sari.

 

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya loyalitas dan pemahaman pengurus terhadap tujuan utama koperasi, yakni memberikan manfaat bagi seluruh anggota.

 

“Loyalitas tumbuh dari pemahaman bahwa keberhasilan koperasi adalah keberhasilan seluruh anggota,” kata Destry.

 

Ia juga mendorong para pengurus untuk mampu membaca potensi ekonomi yang ada di wilayah masing-masing dan mengembangkannya menjadi kegiatan usaha yang relevan.

“Selain itu, pengurus wajib mengenali potensi lokal dan mengubahnya menjadi usaha yang relevan, seperti pengolahan hasil pertanian, pemasaran secara digital, hingga menjalin kemitraan strategis,” ujarnya.

Program magang ini merupakan bagian dari rangkaian pengembangan kompetensi pengurus KDKMP yang mencakup sektor serba usaha dan pertanian. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti 90 pengurus KDKMP, terdiri dari 54 peserta sektor serba usaha dan 36 peserta sektor pertanian.

Baca Juga  Bukan Sekadar Transportasi Online, GOKAR Ikut Dukung Event dan Kuliner Lokal Karawang

Sementara itu, CEO Kopontren Al-Ittifaq menyambut baik penyelenggaraan program magang tersebut. Ia berharap kerja sama yang terjalin tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi dapat berkembang menjadi hubungan kemitraan yang lebih luas.

“Tetapi kami juga berharap ke depan hubungan seperti ini dapat berkembang satu tingkat lebih baik, dari sekadar lokasi kegiatan menjadi mitra pengembangan,” katanya.

Ia menambahkan, pengalaman yang dimiliki Al-Ittifaq diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi koperasi-koperasi di berbagai daerah.

“Karena kami percaya bahwa ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat tidak hanya berhenti di Koperasi Al-Ittifaq,” ujarnya.

 

(Diskominfo Jabar/Agustin Purnawan)

 

Editor: Humas Jabar

TRENDING

Kompol H. Satori Raih Penghargaan atas Dedikasi dan Kontribusi untuk Ponpes Tangkub Jayul Alam

KARAWANG, | teraskita.web.id | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN)...

Pengawalan IWO Indonesia, Penyelidikan Dugaan Penipuan di Karawang Berlanjut

KARAWANG | teraskita.web.id | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta...

Karawang Raih Penghargaan Sangat Baik, Investasi Tembus Rp20,43 Triliun

KARAWANG | teraskita.web.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali...

Tridjaya Tani Bangun Kemitraan dengan Petani untuk Mendorong Pertanian Berkelanjutan

SUBANG | teraskita.web.id | Tridjaya Tani mendorong penguatan sinergi...

Kejari Karawang Sita Aset Kasus Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara, Ini Rincian Tanahnya

KARAWANG | teraskita.web.id | Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menyita...

Pemkab Karawang Salurkan 2.200 Alat Produksi untuk UMKM Naik Kelas

KARAWANG | teraskita.web.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM