(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

spot_img
spot_img
spot_img

TOP NEWS

spot_img

BERITA LAINNYA

PSIB Subang dan Karawang Kunjungi Rumah Sejarah Rengasdengklok, Teguhkan Semangat Kebangsaan

KARAWANG | TERASKITA.WEB.ID — Pengurus DPC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PSIB) Kabupaten Subang melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor DPC PSIB Kabupaten Karawang, Kamis (11/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga melanjutkan perjalanan ke Rumah Sejarah Rengasdengklok di Dusun Kalijaya I, Desa Rengasdengklok Utara, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Rombongan disambut pengurus PSIB Karawang, lalu bersama-sama mengunjungi Rumah Bersejarah Djiauw Kie Siong, tempat dimana Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta bermalam serta merumuskan Proklamasi Kemerdekaan pada 16 Agustus 1945 bersama para tokoh pemuda. Rumah tersebut kini ditempati oleh Janto Joewari, cucu Djiauw Kie Siong.

Dalam situs sejarah itu, para pengurus PSIB mendapatkan penjelasan mengenai peran penting rumah tersebut dalam proses menuju kemerdekaan. Di tempat itulah Bung Karno, bersama Fatmawati dan Guntur kecil, serta para tokoh pemuda mempersiapkan teks proklamasi dan bendera Merah Putih.

Peristiwa Rengasdengklok juga tidak terlepas dari pertemuan antara Ir. Soekarno dan Ama Raden Puradiredja, tokoh pendiri Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu. Dalam pertemuan tersebut, Ama Raden Puradiredja turut memberikan gagasan sekaligus arahan bahwa Indonesia harus memproklamasikan kemerdekaan pada Jumat, 17 Agustus 1945.

Ketua DPC PSIB Kabupaten Subang, Ir. Beni Budiono, menilai kunjungan ini menjadi momen penting untuk meneguhkan semangat kebangsaan. “Ama Raden Puradiredja, Bung Karno, Bung Hatta, Djiauw Kie Siong, Sukarni, dan para tokoh lainnya berjuang demi Indonesia merdeka. Kepahlawanan itu lahir dari kehendak yang kuat untuk merdeka,” ujarnya.

Ir. Beni juga mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak dapat lahir secara instan. “Menjadi pemimpin memerlukan perjuangan, pengorbanan, dan kepercayaan rakyat. Semua itu dibangun dari hati yang bersih,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal DPC PSIB Kabupaten Karawang, Kiki SH, turut menekankan pentingnya memahami sejarah bangsa. “Tanpa sejarah, kita tidak akan tahu bagaimana bangsa ini berdiri. Sejarah memberi kita pelajaran untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan,” jelasnya.

Kiki juga mengajak generasi muda untuk tidak melupakan situs-situs bersejarah sebagai warisan perjuangan. “Generasi muda harus memahami bahwa perjuangan dan kepemimpinan yang baik tidak datang secara instan. Ada proses panjang yang harus dipelajari,” tambahnya.

Kunjungan tersebut menjadi refleksi bagi kedua DPC PSIB dalam memperkuat pemahaman sejarah serta meneguhkan komitmen menjaga nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa.

TRENDING

Kejari Karawang Musnahkan Sabu, Ganja, Obat Keras, hingga Barang Bukti Kejahatan Lainnya

KARAWANG | teraskita.web.id | Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melaksanakan...

Kompol H. Satori Raih Penghargaan atas Dedikasi dan Kontribusi untuk Ponpes Tangkub Jayul Alam

KARAWANG, | teraskita.web.id | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN)...

Pengawalan IWO Indonesia, Penyelidikan Dugaan Penipuan di Karawang Berlanjut

KARAWANG | teraskita.web.id | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta...

Karawang Raih Penghargaan Sangat Baik, Investasi Tembus Rp20,43 Triliun

KARAWANG | teraskita.web.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali...

Tridjaya Tani Bangun Kemitraan dengan Petani untuk Mendorong Pertanian Berkelanjutan

SUBANG | teraskita.web.id | Tridjaya Tani mendorong penguatan sinergi...

Kejari Karawang Sita Aset Kasus Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara, Ini Rincian Tanahnya

KARAWANG | teraskita.web.id | Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menyita...
spot_img
spot_img

INSPIRATIF

spot_img

Popular Articles

UMKM